Salam C dari Motivator Dr. Ir. Abdul Basith, M.Si.
"Pendidikan Karakter dan Kewirausahaan Mahasiswa"
Oleh Dr. Ir. Abdul Basith, M.Si. ( Dosen Fakultas IPB )
Dr. Ir. Abdul Basith, M.Sc adalah seorang dosen IPB Bogor. Beliau merupakan salah satu motivator ulung yang dikenal sebagai motivator tingkat nasional. Beliau mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) dan telah banyak memberikan pencerahan dan motivasi diberbagai daerah dan institusi di Indonesia. Beliau sebagai pembicara pada acara Pelatihan Pengembangan Karakter Mahasiswa yang diadakan oleh Koordinator perguruan tinggi swasta (KOPERTIS WILAYAH III JAKARTA )
Berikut adalah ringkasan pelatihan tersebut,“Kalau mau sukses, kita harus bisa keluar dari kotak yang mengurung diri kita.” Kurang lebih seperti itulah materi awal yang disampaikan setelah berbasa-basi sejenak sebagai perkenalan. Apa yang dimaksud dengan kotak tersebut? Kotak tersebut ternyata berupa mental buruh, habit negative, zona nyaman, penjajahan, dalih, serta kemalasan. Di tengah materi yang disampaikan, kalau tidak salah rekanku berkomentar seperti ini,
“Dalam perkuliahan sebenarnya juga termasuk penjajahan, kita diberi tugas oleh dosen. Kerjakan!” Aku hanya tersenyum menanggapi menandakan kurang setuju dengan pendapatnya.. :D
Selama ini bangsa Indonesia belum bisa menjadi bangsa yang maju. Salah satunya karena potensi sumber daya manusia Indonesia yang belum di eksplore. Manusia harus bebas dari belenggu untuk mendapatkan sebuah FREEDOM. Maka kita harus keluar dari 7 box berikut ini:
1. Zona Nyaman
Selama ini banyak dari kita yang sudah menikmati berbagai fasilitas yang sudah ada pada diri kita. Tanpa pernah ada keinginan untuk mencoba sejenak keluar darinya. Bila Anda ingin mencoba adventour baru maka harus keluar zona ini. Cobalah membuat hal yang membuat Anda sibuk dengan hal positif. Bangkit dari kenyamanan itu maka Anda perlu kompor yang menyala dibawah Anda, sehingga Anda bisa bangkit dengan segera dari kursi dan take action.
2. Ketakutan
Anda sudah saatnya keluar dari ketakutan. Anda harus menghadapi ketakutan dengan keberanian. Takut gagal, takut salah, takut rugi, bukanlah mental pengusaha. Anda harus bisa melawan ketakutan Anda sendiri.
3. Kemalasan
Tak ada orang yang sukses jika ia pemalas. Orang sukses sangat menghargai dan menggunakan waktu sebaik mungkin. Ia bisa mengatur waktunya sesuai dengan porsinya. Bangsa yang maju masyarakatnya harus rajin dan disiplin. Jepang salah satunya.
4. Mental Buruh
Orang biasa bermindset bagaimana bekerja untuk mendapatkan uang dan langsung membelanjakannya, namun orang sukses selalu bekerja untuk mendapatkan aset .
5. Dalih
Jika Anda ingin sukses maka janganlah terlalu banyak dalih atau alasan. Kerjakanlah hal itu dengan segera amati hasilnya dan belajarlah darinya.
6. Habit Negatif
Anda sudah seharusnya sebagai orang yang berkomitmen untuk sukses meninggalkan kebiasan negatifnya dan meggantinya dengan kebiasaan yang baik. Mulailah dari hal-hal yang kecil, akan sangat besar pengruhnya bagi Anda.
7. Penjajahan
Bangsa Indonesia telah dijajah ratusan tahun oleh Belanda, hingga negeri ini ketinggalan zaman. Sekarang kita sudah bebas. Sudah saatnya Anda ambil kebebasan itu dan Anda merasa bebas dan merdeka.
Indonesia telah dijajah oleh Belanda ternyata bukan pemerintahannya, namun oleh VOC. VOC adalah sebuah perusahaan dimana tujuan utamanya adalah untuk mencari keuntungan (uang). Sekarang meskipun Indonesia sudah merdeka, namun secara ekonomi dan kebudayaan masih dijajah. Indonesia masih dijajah oleh perusahaan Multi Nasional Company(MNC), masih tergantung IMF, dan banyak sumber daya alam Indonesia yang dikelola asing seperti Freeport misalnya. Indonesia dirancang untuk menjadi pasar dunia. Seperti ditutupnya IPTN agar Indonesia terus mengimpor pesawat terbang dari negara lain, ini sama saja memubadzirkan uang negara yang seharusnya bisa digunakan untuk membangun infrastruktur. Sebagai seorang yang berkomitmen sukses maka jangan dengarkan suara luar yang mengiginkan kita sebagai konsumen. Jika Anda ingin menyelamatkan negara maka jadilah Entrepeneur, dirikanlah Company. One family One Entrepeneur.
Dengan wilayahnya yang luas, terbentang dari Sabang sampai Merauke. Dengan segala kekayaan alamnya. Dengan beratus-ratus juta rakyatnya. Sulit dipercaya jika Indonesia pernah dijajah sebuah perusahaan / company. Tidak tanggung-tanggung lamanya, yakni 350 tahun. “Benar-benar miris,” pikirku. Kini Indonesia telah merdeka selama 70 tahun. Pertanyaannya adalah apakah Indonesia sudah merdeka yang sebenar-benarnya? Jawabannya adalah belum. Mengapa demikian? Karena bangsa ini belum mampu menciptakan lapangan kerja yang luas untuk rakyatnya. Masih banyak rakyat Indonesia yang bekerja di luar negeri sebagai TKI. Indonesia juga masih banyak mengimpor barang-barang hingga bahan makanan. Apalagi yang berada di beranda depan negara. Wilayah Perbatasan. Jika petani dan pengusaha lokal ada yang bisa menghasilkan, kenapa harus impor? Begitulah penjajahan ekonomi. Zaman sekarang penjajahan tidak lagi berupa perang senjata, melainkan perjanjian-perjanjian ekonomi dengan bangsa lain. inilah yang kini menjajah bangsa kita. Indonesia dianggap pasar oleh Amerika karena tingginya nilai konsumsi bangsa ini akan produk-produk dari luar. Ya, aku tahu betul hal itu dari tayangan televisi yang pernah kutonton. Entah sampai kapan Indonesia ketergantungan impor ini dan itu.
Lepas dari masalah penjajahan, kita kan membicarakan mengenai masa depan. Masa depan digambarkan dengan anak burung yang berada pada genggaman kita. Mau kita apakan anak burung itu? Mengeratkan genggaman hingga anak burung itu mati ataukah merawat burung itu dengan baik? Semuanya berada di tangan kita. Ingin menjadi majikan yang bagaimana? Ingin menjadi kakak yang bagaimana? Ingin menjadi adik yang bagaimana? Intinya ingin menjadi manusia yang bagaimana semuanya ada di tangan kita.
Tumbuhkan C untuk menggapai kesuksesan
1.Character, mulailah memelihara sifat-sifat positif saja dalam diri anda.
2. Care,kemudian pedulilah terhadap orang lain.
3. Chief,tanamkan jiwa kepemimpinan anda.
4. Cheer, senantiasa riang gembira dan mengendalikan amarah. Tunjukkan pada orang lain bahwa anda baik-baik saja sekalipun anda sedang tidak baik.
5. Company,yakin bahwa suatu saat kita bisa membangun perusahaan sendiri
Itulah salam C dari Dr. Ir. Abdul Basith, M.Si. Motivator yang pernah mendapat rekor Muri
1.Character, mulailah memelihara sifat-sifat positif saja dalam diri anda.
2. Care,kemudian pedulilah terhadap orang lain.
3. Chief,tanamkan jiwa kepemimpinan anda.
4. Cheer, senantiasa riang gembira dan mengendalikan amarah. Tunjukkan pada orang lain bahwa anda baik-baik saja sekalipun anda sedang tidak baik.
5. Company,yakin bahwa suatu saat kita bisa membangun perusahaan sendiri
Itulah salam C dari Dr. Ir. Abdul Basith, M.Si. Motivator yang pernah mendapat rekor Muri
Apa yang tertulis di atas hanyalah sebagian kecil dari apa yang aku dapatkan dari pelatihan itu. Satu quotes untuk menutup tulisan ini,“Sudahkah anda memiliki cita-cita yang membingungkan orang lain? Jika belum itu artinya cita-cita anda masih kecil"
Tentukan nama Perusahanmu sekarang!!!!!
Tentukan nama Perusahanmu sekarang!!!!!